CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Tuesday, January 8, 2013

antara kunci dan mangga

"Kita tidak akan menghargai apa yang kita miliki selagi kita tidak kehilangannya.."
Mungkin kata-kata itu sering kita dengar. Seorang anak tidak akan tahu betapa berharganya ibu bapanya selagi mereka masih ada disisi, seorang suami/isteri tidak akan menghargai pengorbanan isteri/suaminya selagi dia masih di depan mata, seorang sahabat tidak tahu betapa beruntungnya memiliki seorang teman yang baik selagi sahabatnya itu tidak meninggalkannya dan kita tidak akan pernah menghargai apa milik kita selagi mana kita terus memilikinya. Lumrah manusia, sukar menghargai miliknya tetapi menginginkan bukan miliknya.
"Jangan ditangisi apa yang bukan milikmu tetapi hargai apa yang ada di depanmu."
"Yang dikejar tak dapat, yang dikendong berciciran." Pepatah tua ini banyak maknanya untuk kita. Mengapa nak dikejar sesuatu yang pastinya bukan ditakdirkan untuk kita sedangkan apa yang kita miliki itu adalah anugerah terbaik yang telah Allah takdirkan untuk kita. Pernah ke terfikir mungkin apa yang kita inginkan itu adakalanya sesuatu yang buruk bagi kita? 
 "Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia buruk bagimu. ALLAH mengetahui segalanya sedangkan kamu tidak mengetahui." (Surah al-Baqarah, ayat 216)
Kadang kala, apa yang kita benci  itu adalah cara ALLAH mengajar kita dan tanda ALLAH sayangkan kita. Sedangkan kita tidak sedar kesenangan dan hiburan yang kita suka itu adalah pemusnah/buruk buat diri kita. Ujian ALLAH, penderitaan, kegagalan dan kesakitan itu pastinya dibenci. Malah, ada yang menyatakan,"Mengapa aku diuji? Apakah ALLAH membenciku? Apakah tidak layak untukku bahagia di dunia ini? Apakah tiada ruang untuk aku di bumi ALLAH ini?" suatu masa dahulu, saat aku hilang pedoman hidup inilah yang sering aku katakan. moga saat itu tidak akan berulang lagi.  Sedangkan itulah tanda cinta, kasih dan sayang ALLAH.
"Dan KAMI pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikan berita gembira kepada orang-orang yang bersabar." (Surah al-Baqarah, ayat 154)
 ALLAH tidak akan membebani sesorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mandapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat siksa dari (kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa), "Ya TUHAN kami, janganlah ENGKAU hukum kami, janganlah ENGKAU hukum kami jika kami lupa atau melakukan kesalahan.Ya TUHAN kami, janganlah ENGKAU bebani kami dengan beban yang sebagaimana yang ENGKAU bebani ke atas kaum sebelum kami. Ya TUHAN kami, janganlah ENGKAU pikulkan kami dengan apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. ENGKAU-lah perlindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir." (Surah al-Baqarah, ayat 286)
Benarlah janji ALLAH, tidak akan DIA bebanimu dengan sesuatu yang tidak mampu untuk kamu pikulkan. Pernah ke terfikir yang setiap kali diuji, pasti ada cara kita menyelesaikannya, pasti ada yang membantu menolong. Ibarat satu soalan Matematik yang paling sukar untuk kita selesaikan di berikan oleh guru kita. Apakah sehingga ke akhirnya kita akan terus menerus berada di soalan itu tanpa kita mampu selesaikannya. Pastinya kita akan mencari sesorang untuk menolong, merujuk buku atau bertanya sendiri kepada guru kita dan akhirnya berjaya menyelesaikan soalan itu. Itulah analoginya dengan ujian dunia. Pastinya ALLAH telah mentakdirkan ujian buat kita dan DIA telah menyediakan kunci kepada ujian itu. Hanya bergantung kepada kita untuk menyelesaikannya.

Jadi, jangan ditangisi apa yang bukan milik kita. Hargai apa yang kita miliki. Nikmat yang ALLAH beri itulah tanda kasih-NYA, itulah tanda cinta dari-NYA dan itulah tanda ALLAH ingin kita terus dekat dengan-NYA. Ujian itu lumrah hidup, tanda ALLAH rindu mendengar rintihan kita. Jangan disangka kesusahan, kegagalan itu tanda ALLAH membenci tapi tanda ALLAH sayang kerana mungkin kesenangan akan menghancurkan kita.

Wahai diri, jangan mencari apa yang bukan milikmu dan jangan ditangisi apa yang pergi dari mu. Kerana ALLAH memberi apa yang terbaik dan mengambil apabila ianya memberi keburukan padamu.

No comments: