CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sunday, December 28, 2014

Aku dan diriku..

Aku mencari diriku.
Dalam hening malam.
Dalam sujudku yang panjang.
Dalam doa penuh kesyahduan.

Saat teruji, hati ini lemah.
Rebah.
Jiwa ini terdera.
Terasa beratnya dugaan Allah. Beratnya ujian Dia.
Panjangnya jalan hidup ini untuk ditempuhi..
Kadang terfikir untuk berhenti. Berhenti dari mencuba. Berhenti dari berjalan di atas jalan itu.

Tapi, saat aku menoleh ke belakang, terlihat jejak yang aku tinggalkan.
Terasa panjangnya jalan hidup ini telah mendewasakan aku.

Saat aku menoleh kebelakang, terlihat wajah-wajah yang setia disisiku.
Terlihat dia yang setia menemani. Dia yang setia mendoa dari jauh. Dia yang mengharap sebuah kejayaan.

Lalu, tertanya diriku.
Jalan ini sudah terlalu panjang.
Sudah hampir ke penghujung.
Kenapa harus menyerah? Kenapa harus berputus asa?
Siapa aku untuk meramal masa depan?
Kenapa harus mengeluh dengan takdir hidup?
Bukankah Allah yang mengatur takdir hidup ini? Pada siapa aku menyalahkan perjalanan hidup ini?

Dan, aku harus bangkit dari kekecewaan semalam.
Jadikan luka semalam itu pemangkin kepada sebuah kejayaan.
Andai ia ditakdirkan milikku, pasti akan kumiliki.
Berserahlah. Tapi berusaha sebelum menyerah. Berdoalah.
Bukankah kau telah berusaha? Bukankah kau telah mencuba?




No comments: